Tips Praktis Cegah Kesalahan Umum Pada Desain Interior Dapur

Tahun ke tahun, perkembangan dan inovasi terus berubah. Seperti halnya pada desain dapur. Ya, keberadaan dapur pada desain rumah kini tidak hanya berfungsi sebagai tempat memasak saja. Justru ada yang menggunkannya sebagai tempat titik kumpul keluarga. Mulai dari masak hingga makan bersama.

Alhasil, desain dapur tersebut haruslah memiliki rancangan desain yang tidak sembarangan. Sebab jika ada satu kesalahan saja, maka desain dan dekorasi dapur menjadi kurang selaras dan seimbang dengan konsep desain interior rumah Anda.

Namun, jika Anda memiliki rancangan desain dapur yang tepat. Tentu hal tersebut bisa menambah nilai estetika rumah Anda secara keseluruhan. Sehingga waktu kegiatan memasak Anda jauh lebih efisien, bahkan menyenangkan.

Memang ini bukanlah tugas yang mudah, namun tidak terlalu sulit juga untuk diterapkan. Cara termudah untuk menghindari kesalahan umum pada desain dapur adalah dengan cara memperhatikan aspek-aspek desain di awal perencanaan. Mau tahu lebih jelasnya? Simak ulasannya berikut.

Pahami Alur Kerja atau Aktivitas Dapur

Kurangnya meja merupakan satu dari sekian banyak keluhan yang sering dilewatkan dalam merancang desain dapur. Selain memiliki fungsional, meja juga harus bersifat dekoratif agar menyatu dengan konsep desain interiornya. Usahakan Anda mempunya ruang kerja meja proposional dengan menyesuaikan penggunaan countertops pada dapur Anda.

Dengan begitu, Anda paham tentang alur kerja atau lalu lintas yang mengalir. Sehingga sangat mudah untuk mengorganisir dalam menciptakan nuansa dapur yang nyaman dan efisien.

Golden Triangle

Untuk mendapatkan sebuah tata letak yang sempurna, menerapkan prinsip Golden Triangle adalah solusinya. Sejalan dengan namanya “triangle” yang berarti segitiga, Prinsip ini berfokus pada integrasi tiga aspek kegiatan utama pada dapur. Yakni memasak (kompor), mencuci (wastafel) dan menyimpan makanan (kulkas).

Baca juga : Cara Mendesain Dapur Minimalis

Pastikan bahwa tidak ada akses yang terhalang ketika Anda sedang hilir-mudik dari ketiga kegiatan tersebut. Sebagimana wastafel yang diyakini memiliki kesibukan terpadat, yang dimana juga harus memiliki kemudahan akses untuk menuju ke kulkas atau ke kompor. Bisa juga terhubung dengan meja-meja dapur yang lain.

Pengelolaan Sampah

Dapur memang tidak bisa terpisahkan dari masalah sampah. Umumnya dapur memiliki dua sampah, yakni sampah dekat pintu luar serta sampah wastafel. Namun keduanya memiliki masalah yang sama, yakni melekatnya sampat pada wadah tersebut.

Hal ini bisa Anda atasi dengan cara menggunakan tempat sampah yang menyesuaikan segmentasi. Misal, jika sampah tersebut adalah sampah kaca, plastik, atau aluminium, maka letakkan pada tempat sampah A. Namun, jika sampah tersebut berbahan anorganik atau bahan bekas masakan, maka Anda harus meletakkannya di tempat sampah B.

Related Posts

BUTUH JASA DESAIN ARSITEK ?KLIK DISINI
+ +